Cerita Sandiaga Pamit ke Anies untuk Maju Jadi Cawapres

Lotus4d.com – Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sudah dideklarasikan menjadi cawapres Prabowo Subianto. Dia pun telah berpamitan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Ya, Pak Anies peluk-peluk, tadi berpelukan,” kata Sandiaga di Kediaman Mien Uno, Jalan Galuh ISI, Kebayoran baru, Jumat (10/8/2018).

Dia mengaku sedih harus berpisah dengan Anies. Sandi pun mengatakan politik bisa berubah kapan saja.

“Sedih juga sih, ada momen terharu dengan Pak Anies. Sekarang kita 2 tahun bersama 10 bulan terakhir di Balai Kota, we’re such a good partner. Kita ngerasain dan saya tadi sempat bilang kalau Pak Anies bilang iya sih saya sebetulnya nggak ada di sini,” ucap Sandi.

“Tapi beliau memutuskan dan itu hak beliau untuk menunaikan apa yang menjadi janji untuk masyarakat Jakarta dan tentunya yang sangat saya hargai. Dan saya pamit tadi, tapi saya bilang ‘Bro ini politik bisa berubah kapan saja,’ jadi kalau misalnya berubah nanti akan kontak-kontak lagi,” sambungnya.

Meski begitu, Sandi mengaku belum tahu siapa yang akan menjadi penggantinya sebagai Wagub DKI. Menurutnya hal itu tergantung Anies dan parpol pengusung saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

“Itu bukan domain saya, itu domain partai pengusung dan Pak Anies sendiri. Karena Pak Anies tentunya ingin bisa bekerja sama dengan sosok yang tentunya cocok secara chemistry dengan beliau,” tuturnya.

Sandi bakal tetap bertugas hari ini. Dia rencananya menghadiri acara di Lapangan Banteng.

“Saya punya komitmen, yaitu tadi membuka Flona (Pameran Flora dan Fauna) di Lapangan Banteng dan saya akan datang agak terlambat untuk pamit. Terus ada satu rapat di Asian Games mungkin rapat terakhir yang saya hanya pamit juga. Tadi saya sudah bicara dengan Pak Erick (Ketua INASGOC Erick Thohir) ini rapat koordinasi yang sudah kita siapkan selama 8 bulan terakhir dan setelah itu saya akan bergabung di Kertanegara untuk menuju ke Istiqlal untuk menunaikan salat Jumat setelah itu ke KPU,” ujarnya.

Selain dengan Anies, Sandi juga mengaku sudah berdiskusi dengan keluarga. Dia mengatakan keluarganya setuju dirinya maju di pilpres 2019.

“Tadi saya minta pertimbangan dari keluarga. Karena ini sebuah keputusan yang maha penting. Saya mesti diskusi dulu sama istri saya, sama ibu, sama kakak saya juga di sini. Ini tugas yang maha berat. Saya baru saja bertugas, baru saja 10 bulan di Balai Kota dan saya betul-betul merasakan satu keharusan bagi setiap insan untuk berkoordinasi dan berkonsultasi yang paling terdekat, yaitu keluarga, lingkar pertama itu keluarga. Jadi tadi ibu, sudah juga berkoordinasi dengan kerabat-kerabat, kakak saya juga saya ajak diskusi dan memang karena ini panggilan dan ini untuk membangun bangsa dan kita sepakat bahwa demokrasi kita adalah demokrasi yang menjunjung tinggi persatuan kebersamaan dan merangkul dalam bingkai kebhinekaan dan akhirnya mereka juga menyetujui,” jelas Sandiaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *