Daftar sejak umur 10 tahun, Farah jadi calon haji termuda di embarkasi Surabaya

Lotus4d.com – Ana Farah Diba binti Musthofa Zen, warga Rungkut, Surabaya, Jawa Timur tercatat sebagai Jamaah Calon Haji (JCH) termuda di embarkasi Surabaya tahun 2018 ini. Usianya baru menginjak 18 tahun dan baru lulus SMU.

Ke Tanah Suci, Mekkah untuk menunaikan rukun Islam kelima ini, Farah mengaku berangkat bersama keluarganya dan bergabung di kelompok terbang (kloter) 61 Surabaya. “Alhamdulillah, senang banget bisa berangkat haji di usia termuda,” kata Farah semringah saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) Sukolilo, Senin (6/8).

Dara berkulit kuning langsat yang baru mendaftar kuliah di salah satu perguruan tinggi di Malang ini berharap hajinya mabrur. “Karena berangkat haji, jadi tidak ikut Ospek (Orietasi Studi dan Pengenalan Kampus),” ucapnya tersipu.

Ketika ditanya soal harapannya di Tanah Suci, dengan tegas anak terakhir pasangan Musthofa Zen dan Khoirun Nisa ini menjawab, “Haji mabrur aja.” Pun begitu dengan pertanyaan, apakah Farah tidak ingin berdoa meminta jodoh pemuda yang saleh kepada Allah SWT di Tanah Suci? Dia hanya menjawab dengan senyumnya manis.

Di tempat sama, ibunda Farah, Khoirun Nisa menceritakan, sebenarnya, pada 2010 silam, dia dan suaminya tidak mendaftarkan Farah ikut haji. Sebab saat itu Farah kelas V SD, dan masih berumur 10 tahun.

Sehingga, hanya mendaftar untuk tiga orang saja: dirinya, suami, dan kakak Farah yang nomor tiga yaitu Thoriq Faidah. “Saya tanya Kemenag, boleh tidak anak terakhir saya didaftarkan juga. Ternyata boleh. Karena daftar tunggu hajinya masih delapan tahun lagi. Ya sudah saya daftarkan sekalian,” kenangnya.

Alhasil, merekapun jadi berangkat ke Tanah Suci berempat di tahun 2018 ini. “Saya, suami saya, anak nomor tiga, dan Farah anak terakhir saya. Kalau dua kakaknya sudah (berhaji),” tandas Nisa.

Lotus4d.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *