Unilever Indonesia klaim telah kurangi 32,27 persen intensitas rumah kaca

Lotus4d.com – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menyatakan sudah 7 tahun menjalankan strategi Unilever Sustainable Living Plan (USLP). Salah satu pencapaiannya ialah pabrik Unilever sudah mengurangi 32,27 persen intensitas gas rumah kaca, mengurangi 32,28 persen intensitas pemakaian air, 100 persen tidak membuang limbah ke tempat pembuangan akhir serta meluncurkan teknologi creasol yang mampu meminimalisir dampak karbondioksida (CO2).

BERITA TERKAIT
‘Unilever mau tiap brand punya brand social mission atau brand purpose’
Unilever tegaskan tak pernah pungut biaya saat beri hadiah
Hati-hati, modus penipuan baru berkedok kuis dari PT Unilever
Video: Gubah lagu Nicki Minaj, rapper India ini serang Unilever
Layani pelanggan, Pos Logistik bangun gudang baru di Cakung
Unilever telah bayar ganti rugi kerusakan taman di Surabaya

Head of Sustainable Business and Unilever Indonesia Foundation, Sinta Kaniawati, mengatakan tujuan USLP tersebut adalah untuk menumbuhkan bisnis seraya mengurangi separuh jejak lingkungan yang ditimbulkan dan meningkatkan manfaat bagi masyarakat.

“USLP memuat target-target yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan untuk meningkatkan kesehatan lebih dari 1 miliar orang, mengurangi jejak lingkungan serta meningkatkan penghidupan jutaan orang dalam rantai nilai kami,” kata Sinta, dalam sebuah acara diskusi di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis (30/5).

Dia mengungkapkan, 7 tahun sejak diluncurkannya strategi USLP, Unilever telah mencatat beberapa pencapaian lain yang memiliki dampak positif terhadap sosial dan lingkungan melalui program-program berbasis kemasyarakatan dan beragam inovasi yang dijalankan. “Mulai dari program kesehatan dan kebersihan, kelestarian lingkungan, sampai peningkatan penghidupan masyrakat Indonesia mulai dari petani sampai pemilik toko,” ujarnya.

Sejauh ini, untuk program kesehatan, Unilever telah menjangkau 90 juta orang lewat program kesehatan dan kebersihan. “Di tahun 2017 menjangkan lebih dari 2,2 juta murid untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat lewat program sekolah sehat,” ujarnya.

Selain itu, lebih dari 250.000 orang mendapat pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Pelayanan kesehatan juga diberikan pada 150.000 ibu dan balita. Terakhir, program peningkatan kesejahteraan di mana untuk pembuatan kecap bango memakai bahan baku kedelai hitam dari petani lokal.

“Memberdayakan 3.320 perempuan di pertanian kedelai hitam dan meningkatkan penghidupan 25.000 petani gula dan kelapa.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *