Mendikbud restui pungutan beli laptop untuk UNBK jika transparan

Lotus4d.com a��Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy tak mempermasalahkan ada pungutan untuk pembelian laptop memasuki Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun, kata Muhadjir, pungutan tersebut harus transparan dan kesepakatan komite sekolah.”Jika orangtua sudah setuju semua, masyarakat anggap itu hal biasa dan betul-betul dananya digunakan sungguh-sungguh, dipertanggungjawabkan secara transparan, itu tidak apa-apa sesuai Peraturan Menteri No 75 tahun 2017,” kata Muhadjir Effendy saat ditemui usai bicara dalam talk show ‘Pendidikan di Era Millenial’ yang digelar Dinas Pendidikan Sulsel di Hotel Four Points by Sheraton, Jumat, (9/3).

Muhadjir menegaskan, yang bekerja mengurusi pungutan untuk beli laptop itu adalah pihak komite sekolah bukan pihak sekolah. Oleh karenanya kepala sekolah tidak boleh ikutan. Dia mengatakan cukup meminta Komite Sekolah yang lakukan dan penggunaannya nanti dimanfaatkan oleh sekolah.

Laporan yang diterima Muhadjir, jika SMA/SMK di Sulsel siap 100 persen gunakan komputer di UNBK nanti. Dia minta propinsi-propinsi lain melakukan upaya yang sama karena UNBK adalah pilihan strategis untuk menjaga marwah kewibawaan Ujian Nasional. Terutama untuk terhindar dari praktek-praktek kecurangan yang tidak terpuji.

Mengenai daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan internet, kata Muhadjir Effendy, akan dikirimkan orang sekaligus programnya ke daerah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *