INASGOC Keberatan Dianggap Lambat Tetapkan Kelas Asian Games

Lotus4d.com – Jakarta – Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) Erick Thohir keberatan dengan anggapan kelas 62 Kg angkat besi dihapus karena pihaknya lambat menetapkan kelas Asian Games 2018.

“Seperti yang saya katakan harusnya federasinya (PABBSI) lebih mengerti dong,” kata Erick usai acara 175 Hari Menuju Asian Games’ di kawasan Pancoran, Jakarta, Minggu (25/2/2018).

Baca juga: Kelas Milik Eko Yuli Tak Akan Dipertandingkan di Asian Games 2018

“Masalah apa saja kelas yang dipertandingkan itu sudah selesai. Dari kami (INASGOC) nomor-nomor apa saja sudah masuk, termasuk kelas 62 kg.”

“Tetapi tiba-tiba ada surat masuk dan itu merupakan domain dari Federasi Internasional Angkat Besi (IWF) dan Federasi Angkat Besi Asia (AWF),” sambungnya.

Erick juga mengatakan bahwa cabor sudah semestinya memiliki kemampuan negosiasi dan jaringan yang kuat di internasional, apalagi dengan segala fasilitas sudah diberikan INASGOC.

“Sekarang mungkin tidak jika kita ada jaringan di sana (internasional), lalu tidak tahu ada perubahan? Maka itu, ini yang saya harapkan, cabor mesti mengerti lobi tingkat dunia,” ujar Erick.

Baca juga: PABBSI Ngotot Hadirkan Kelas 62 Kg di Asian Games

“Apalagi beberapa cabang yang jelas-jelas punya potensi medali tidak hanya untuk Asian Games tapi Olimpiade. Jadi saya keberatan jika PABBSI bilang kami (INASGOC) terlalu lama. Kenapa kemarin ada test event untuk angkat besi, panahan, pencak silat, selain trial juga ada untuk kedekatan cabor dengan delagasi teknisnya.”

“INASGOC sudah memberi kesempatan dan dana untuk test event itu, gunanya selain rapat pimpinan panitia, test venue, juga ya lobi tadi,” tuturnya.

Erick juga sekaligus mengingatkan jangan sampai nanti ada isu yang tidak enak menjelang Asian Games karena minimnya pengetahuan dan jaringan cabor.

“Sebagai contoh, di koorkom 8 kemarin sudah dijelaskan bila ada satu nomor pesertanya kurang dari 6 cabor maka langsung di drop. Jadi jangan nanti dibilang INASGOC tidak bertanggung jawab dengan pesertanya. Loh kami kan cuma undang,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *