Xiaomi soal kompetisi harga dipasaran Indonesia

LOTUS4D.COM-Produsen smartphone global, Xiaomi memang memiliki strategi tersendiri dalam memenangkan pasar. Di Indonesia sebagai contoh. Di negeri ini, produsen smartphone besutan Lei Jun itu terang-terangan menantang pesaingnya dengan kualitas produk dan harga yang jauh lebih murah.

Misalnya saja produk yang baru dirilisnya Redmi 5 dan 5 Plus. Kedua produk yang memiliki segmen masing-masing itu, juga berhadap-hadapan langsung dengan kompetitor unggulannya. Redmi 5 dipersiapkan Xiaomi untuk bertarung dengan kompetitor seperti Samsung J2 Prime dan OPPO A37.

Sementara Redmi 5 Plus akan berhadapan dengan VivoV7+ dan OPPO F5. Tentu saja, selain spesifikasi yang dibawa Xiaomi lebih tinggi, juga harga yang ditawarkan lebih rendah yakni di bawah Rp 2 juta. Sementara kompetitornya itu lebih dari harga Rp 2 juta.

Nah, hal inilah yang kemudian muncul persepsi bahwa kehadiran Xiaomi di Indonesia, malah justru merusak harga pasar. Pihak Xiaomi pun santai menanggapi persepsi seperti itu. Menurut Head of Xiaomi South Pacific Region dan Xiaomi Indonesia Country Manager, Steven Shi, filosofi perusahaan yang dipimpinnya di Indonesia itu adalah dapat membuat produk yang terjangkau dengan pelanggan.

Kita bekerja keras untuk itu. Dengan user kita teman tapi kita tidak peduli dengan kompetisi yang ada, jelasnya usai acara konferensi pers di Jakarta,A�Rabu (14/2).

Di Indonesia sendiri, perlahan tapi pasti, pangsa pasarnya juga turut bergerak naik. Buktinya di kuartal III tahun ini, Xiaomi berada di peringkat ketiga, setelah Samsung dan Oppo, berdasarkan riset dari GfK. Jadi, tak heran bila pendiri sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun menyempatkan diri kembali ke Jakarta hanya dalam tempo tiga bulan. Saat mengunjungi Jakarta, dia pernah mengatakan bahwa negeri ini merupakan pasar inti dari strateginya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *