Kecerdasan buatan akan dimanfaatkan penjahat siber

LOTUS4D.COM-Semakin canggihnya teknologi, maka tak bisa dimungkiri akan semakin canggih juga kejahatannya. Hal itu merupakan sesuatu yang mutlak terjadi. Hal itu diungkapkan oleh peneliti keamanan dari Avast.

Avast memperkirakan akan ada kejahatan siber baru selain kejahatan siber yang sudah ada sebelumnya pada 2018, seperti serangan siber dengan program artificial intelligence (AI). Sebagaimana diketahui, AI atau kecerdasan buatan ini tengah menjadi trending di dunia teknologi. Semua perusahaan berlomba-lomba menerapkan kecerdasan buatan.

“Kami memperkirakan penjahat siber akan memanfaatkan teknologi AI untuk meluncurkan serangan phising yang canggih, di samping serangan malware,” kata Ondrej Vlcek, CTO & EVP, Avast melalui keterangannya, Selasa (30/1).

Selain itu, Avast juga memperkirakan peningkatan serangan massal, serangan ransomeware, serangan terhadap perangkat Internet of Things (IoT), malware cryptomining dan serangan terhadap layanan yang dibangun dengan Blockchain.

Laporannya juga mengindikasikan potensi serangan rantai pasokan tingkat tinggi akan muncul, dan peningkatan serangan dari fileless malware, pelanggaran data dan serangan pada perangkat mobile, misalnya trojan perbankan.

“Semakin bertambahnya kerangka pembelajaran mesin yang open source, ditambah dengan penurunan harga perangkat keras yang signifikan, penjahat siber kian memiliki peluang untuk menggunakan kerangka pembelajaran mesin untuk menyusup melewati algoritme pembelajaran mesin yang dikembangkan perusahaan keamanan,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya mewanti-wanti agar pengguna lebih waspada terkait ancaman ini. Terlebih bagi pengguna ataupun produsen yang menyematkan teknologi kecerdasan buatan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *